0

Cara Melindungi Kesehatan Dari Bahaya Radiasi Monitor Komputer

Kamis, 03 Mei 2012
Share this Article on :
Cara Melindungi Kesehatan Dari Bahaya Radiasi Monitor - Monitor atuu dengan istilah lain disebut VDU (Video Display Unit), merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu unit komputer. Bagian monitor inilah yang paling sering kita pandang bila kita memakai komputer. Fungsi monitor adalah memperagakan data atu proses yang terjadi dalam CPU secara visual. Proses yang terjadi dalam CPU (Central Processing Unit) dikonversikan oleh suatu � Adapter Vide / Video board � dari data yang digital menjadi sinyal yang akan disalurkan melalui kabel penghubung ke monitor.


Monitor yang memakai sistem CRT (Cathode Ray tube) bekerja dengan cara
memancarkan elektron-elektron . Elektron-elektron ini menyapu layar dari kiri ke kanan dengan jalur-jalur dari atas ke bawah dalam pola yang disebut �raster� CRT atau yang lebih umum disebut Tabung Sinar Katoda merupakan tabung pembungkus yang dibuat dari kaca dan mengandung satu susunan penembak elektron dan mengeluarkan berkas-berkas elektron yang diarahkan pada layar fluoresen. Bila berkas tersebut terkena cahaya, maka layar mengeluarkan sinardengan gelombang yang lebih panjang. Pancaran - pancaran elektron ini menimbulkan cahaya yang terang. Bergantung intensitas pancaran elektron tadi. Cahaya ini sangat cepat menghilang. Untuk itu pancaran elektron harus tetap menyapu layar secara teratur untuk mempertahankan banyangan yang terjadi. Ini biasa disebut penyegaran ulang atau �refresh� layar. Monitro umumnya memiliki laju penyegaran (vertical scan rate) 60 hertz, yang maksudnya layar disegarkan kembali sebanyak 60 kali per detik. Jika laju penyegaran rendah, maka akan mengakibatkan layar tampak berkedip-kedip. Hal ini akan cepat melelahkan mata kita, maka sebaliknya kita memakai monitor dengan �vertical scan rate� 70 hertz ke atas sudah cukup baik untuk digunakan.


Efek Radiasi Monitor CRT Terhadap Kesehatan


Gangguan kesehatan yang dicurigai disebabkan oleh radiasi VDU, antara lain:
katarak, dermatitis, epilepsi dan cacat bawaan pada bayi.
Katarak adalah gangguan penglihatan yang disebabkan adanya kekeruhan pada lensa mata. Katarak biasanya berkaitan dengan proses menua dan radiasi sinar ultraviolet.

Dermatitis pada muka merupakan salah satu gangguan kesehatan yang terbukti diakibatkan oleh radiasi VDU secara langsung. Tjon dan Rycroft melakukan penelitian pengaruh radiasi VDU pada kulit muka. Hasil penelitian mereka mengatakan bahwa salah satu akibat dari radiasi adalah kemerahan pada kulit muka. Hal ini akan terjadi setelah seorang operator bekerja selama 2-6 jam dan pada tempat yang tingkat kelembabannya rendah. Setelah kemerahan, kemudian terjadi pengelupasan kulit ari dan timbulnya
benjolan pada kulit.
Dermatitis ini akan terjadi akibat adanya medan magnet antara monitor dengan operator. Medan elektromagnet menyebabkan partikel-partikel yang melayang diudara menempel pada kulit, sehingga menimbulkan iritasi pada kulit. Karena yang berhadapan langsung pada layar monitor adalah bagian muka, mata. Muka lebih sering mengalami iritasi. Timbunan elektrostatik ini dapat menyebabkan pipi merah sehabis memakai monitor.
Epilepsi dan cacat bawaan pada bayi, sampai saat ini belum ada bukti bahwa
VDU dapat menimbulkannya.


Cara Melindungi Kesehatan Dari Bahaya Radiasi Monitor


Bagi orang yang aktif bekerja di depan komputer (tentu saja dengan menggunakan layar komputer ). Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak radiasi monitor CTR

- Sebisa mungkin ganti layar monitor anda menggunakan monitor LCD, karena layar LCD terbukti lebih kecil daya radiasinya

- Jika masih harus terpaksa menggunakan monitor CRT/tabung. Gunakanlah refresh rate 75hz atau lebih. Karena refresh rate dapat merusak mata.

- Istirahatkan mata dan diri anda secara rutin dalam beberapa interval tertentu

- Perbanyak minum air putih, untuk mengurangi dehidrasi tubuh(ini sangat penting)

- Setelah manatap monitor terlalu lama usahakan lihat sesuatu yang jauh, dan jika bisa yang berwarna hijau, hal ini dapat menyegarkan pikiran.

- jarak antara mata dan monitor minimal 40 cm

- gunakan pencahayan yang cukup dan tidak redup

- posisi mata dan monitor berhadapan lurus dan jangan lupa mengedipkan mata atau memakai obat tetes mata agar mata kita lembab.

thx to : Sumber:http://ichwana.blogdetik.com


Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar